5 Tips Mempersiapkan Si Kecil Jika Harus Kembali Sekolah Tatap Muka

Sejak awal pandemi semua orang diimbau untuk beraktivitas di rumah saja. Sejak 18 Maret 2020 lalu, pemerintah juga menetapkan anak-anak untuk sekolah online atau melakukan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ). Berarti, sudah 9 bulan anak-anak belajar dari rumah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjelaskan bahwa Indonesia diperbolehkan kembali melakukan sekolah tatap muka mulai Januari 2021.

Namun, setelah mendengar sekolah akan kembali dibuka mungkin Moms akan merasa khawatir. Beberapa hal yang jadi perbincangan adalah bagaimana keamanan di lingkungan sekolah, lalu bagaimana jika Si Kecil tidak ikut datang ke sekolah sementara teman-temannya mengikuti sekolah tatap muka.

Lalu apa yang Moms bisa lakukan untuk mempersiapkan kondisi Si Kecil jika harus kembali sekolah tatap muka? Moms perlu mempersiapkan kesehatan fisik, mental, pembelajaran dan perilaku Si Kecil. Inilah beberapa hal yang perlu Moms perhatikan untuk melindungi Si Kecil.

1. Cari tahu apakah Si Kecil mengalami gangguan kecemasan

Ketahui dengan cermat apakah Si Kecil mengalami gangguan kecemasan. Melansir dari UNICEF, inilah tanda-tanda stres dan kecemasan untuk mengukur apakah anak membutuhkan dukungan ekstra:

    • Kesedihan,

    • Khawatir,

    • Marah,

    • Kelelahan,
    • Gelisah,

    • Kebingungan,
    • Kurangnya minat bermain atau berkomunikasi dengan anak lain atau untuk menyelesaikan pekerjaan rumahnya,

    • Tidak bisa makan atau tidur dengan baik,

    • Kehilangan minat pada hobinya.

Moms perlu memberikan semangat pada anak agar ia mau bercerita tentang keresahan yang dialaminya.

2. Menjelaskan protokol kesehatan pada anak

Moms perlu menjelaskan 3M protokol kesehatan pada Si Kecil. Salah satu cara terbaik untuk mencegah dan menekan penularan Covid-19 adalah dengan melakukan 3M, yaitu:

  • Memakai masker

  • Mencuci tangan pakai sabun di bawah air mengalir

  • Menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Di sekolah Si Kecil akan melihat keran dengan papan petunjuk bergambar cara mencuci tangan yang benar dan mereka harus melakukannya sebelum masuk ke ruang kelas.

Moms bisa membangun kesadaran Si Kecil dengan selalu membiasakan mencuci tangan selama berada di rumah. Buat kebiasaan menyenangkan seperti cuci tangan sambil bernyanyi untuk menghilangkan rasa takut pada anak.

3. Siapkan safety pouch untuk Si Kecil

Jika memang harus kembali melakukan sekolah tatap muka, maka siapkan safety pouch untuk Si Kecil. Isi safety pouch ini dengan:

  • Masker kain: Moms bisa siapkan 3 masker kain, satu untuk dipakai dan dua lagi untuk disimpan dalam pouch. Pilih masker yang serat kainnya rapat dan tidak tembus cahaya agar lebih efektif. Setiap 3 jam sekali sebaiknya anak mengganti masker.

  • Kantong kecil: Kantong kecil ini gunanya untuk menyimpan masker yang sudah dipakai. Jelaskan bagaimana cara melipat masker yang sudah kotor pada anak. Bagian luar yang terpapar dilipat ke dalam, lalu gulung masker dan masukkan ke dalam kantong kecil. Cuci tangan pakai sabun atau gunakan hand sanitizer sebelum menggunakan masker yang baru.

  • Hand sanitizer: Gunakan hand sanitizer secara berkala terutama setelah menyentuh benda yang juga dipakai oleh orang lain seperti gagang pintu sebelum masuk kelas. Ingatkan anak untuk menutup rapat hand sanitizer setelah memakainya.

  • Tisu basah dan tisu kering: Sediakan tisu basah untuk membersihkan peralatan sekolah, misal meja dan kursi sebelum digunakan. Siapkan tisu kering juga ya, Moms. Setelah cuci tangan, jangan lupa untuk langsung dikeringkan dan buang tisu ke tempat sampah.

  • Sabun antiseptik: Sekolah sebenarnya menyediakan sabun untuk cuci tangan, tapi Moms juga perlu menyiapkannya di dalam pouch sekadar untuk berjaga-jaga. 

Moms bisa pilihkan safety pouch dengan warna dan motif yang disukai anak. Pilih yang unik agar tidak tertukar dengan safety pouch milik temannya.

3. Bekal dan alat makan pribadi

Sediakan menu makanan yang kaya akan zat besi, protein dan vitamin seperti lemon, paprika, brokoli, bawang putih, bayam, almond, salmon, ayam, atau kepiting. Bahan makanan ini bisa mencegah flu, batuk dan pilek pada Si Kecil.

Anak juga perlu memahami, selama pandemi gaya hidup orang banyak berubah. Untuk keselamatan bersama, ingatkan Si Kecil untuk tidak berbagi atau meminta makanan teman.

4. Meningkatkan imun tubuh Si Kecil

Ada dua cara untuk meningkatkan tubuh anak yang bisa Moms lakukan, yaitu mencegah anak agar tidak stres dan melakukan gaya hidup sehat.

Menurut Healthline, waktu tidur yang dianjurkan dalam sehari untuk anak-anak sebagai berikut:

  • 1-2 tahun sebanyak 11-14 jam,

  • 3-5 tahun sebanyak 10-13 jam,

  • 9-12 tahun sebanyak 9-12 jam,

dan setidaknya tidur malam selama 7 jam per hari. Hentikan screen time setidaknya 2 jam sebelum waktu tidur. 

Gaya hidup sehat lainnya yang perlu Moms lakukan adalah dengan memberikan asupan gizi seimbang. Moms juga bisa pilihkan bahan makanan yang dapat memperkuat imun tubuh anak.

Moms juga bisa sediakan suplemen multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Salah satu rekomendasi yang bisa Moms pilih adalah STIMUNO.

STIMUNO terbukti efektif untuk meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah anak tertular penyakit dan mempercepat proses penyembuhan dari sakit.

STIMUNO sirup bisa dikonsumsi anak-anak mulai dari usia 1-10 tahun. STIMUNO boleh diberikan setiap hari kepada anak setelah makan.

STIMUNO tersedia di apotek atau toko terdekat seperti Alfamart, Lion Superindo, Century, Kimia Farma, K-24, Viva Health, Guardian, Alfamidi dan Roxy. Dapatkan promo diskon sampai dengan 50% untuk pembelian produk Stimuno, khusus bagi Moms yang mendaftar untuk menjadi member dan melakukan pembelian melalui e-commerce ini.

Bahan herbal STIMUNO berasal dari ekstrak tanaman meniran (Phyllantus Nuriri) memiliki khasiat yang alami sehingga aman bagi kesehatan Si Kecil. Ekstrak tersebut diambil dari bagian akar, daun, batang dan buah Phyllanthus yang diformulasi menjadi sirup dan kapsul.

Itulah beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk bisa menjaga kesehatan Si Kecil jika harus kembali menjalankan sekolah tatap muka.

Share this article:

Related Articles

Ikuti Social Media kami

ig fb